In Depth : Nikolai Tesla part 3

Wireless Power
1890, tesla mengadakan percobaan untuk mencoba mentransmit listrik dari jarak jauh melalui tempta tinggi, dimana udara lebih tipis sehingga hambatan minim

Colonel John Ascob Astor memberikan Tesla $30.000 dolar untuk eksperimen, dan dia membeli tanah dan mendirikan sebuah menara di Colorado Spring. dan mulai bereksperimen

May 1899, dia mengamati Lonjakan listrik ke tanah dan membuat kesimpulan bahwa seperti petir, jika dia bisa mentransmit Listrik melalui udara, maka kekuatanya akan tetap, dan bisa dikirim ke mana saja di dunia.


Dalam percobaan dia berhasil menyalakan 200 Bola lampu dan 1 elektrik motor dari jarak 26 Mill tanpa kabel !!!

sebuah konsep yang sedang ramai sekarang, tetapi sudah ditemukan tesla 1 abad yang lalu
Spoiler for ‘WiTricity’ modern Wireless Power:

Farewell, wires? Power beamed through air
‘WiTricity’ can light up lamps and laptops; system touted as safe, efficient
Image: Wireless power demonstration
Aristeidis Karalis / MIT
Wireless power is transmitted over a 7-foot distance from the coil on the left to the coil on the right, where it powers a 60-watt light bulb. The researchers are obstructing the direct line of sight between the coils. Front row: Peter Fisher and Robert Moffatt; second row: Marin Soljacic; third row: Andre Kurs, John Joannopoulos and Aristeidis Karalis.
\t
Power cables and even batteries might become a thing of the past using a new technique that can transmit power wirelessly to cell phones, laptops, MP3 players, household robots and other electronics.

Scientists lit a 60-watt light bulb from a power source 7 feet (2 meters) away with their new technique, with no physical connection between the source and the appliance. The researchers have dubbed their concept "WiTricity," as in "wireless electricity."

MIT physicist Marin Soljacic began thinking years ago about how to transmit power wirelessly so his cell phone could recharge without ever being plugged in. Scientists have pursued wireless power transmission for years — notably, eccentric genius Nikola Tesla, who devoted much energy toward it roughly a century ago.


Tesla kemudian mencoba cara lain, melalui perhitunganya memakai tegangan rendah. dia mengkalkulasikan tegangan ada lokasi diantara Ionosfer dan stratosfer adalah 8-hertz.
Ide ini diangap pepesan kosong oleh komunitas ilmuan sampai Pada 1950 Terbukti tegangan disana benar2 8 Hertz. Kaget kaget dagh

Metode ke 3, adalah Tesla mencurigai areal 80km di atmosfer yang bernama Ionosphere sangat konduktif. dan dia berhasil membuat alat untuk mentrasmisikan energi listrik ke sana, tapi masih sangat primitif.
Teknik ini kemudian apa yang kita kenal sebagai HAARP (High Frequency Active Auroral Research Program).


Dia bahkan berani menyimpulkan bahwa Dengan mengirim listrik pada resonansi tertentu bukan tidak mungkin manusia bisa mengontrol cuaca, dan medan magnetik bumi.
Suatu hal yang sedang di riset sekarang,
dan mungkin beberapa pengikut teori konspirasi sempat bilang gempa di China adalah akibat HAARP.

Tesla of Cosmos

Suatu malam di colorado Springs, Tesla mendapati transmisi di transmiternya
Dia bilank ini sepertinya dari Luar angkasa dan dia mengirim balasan yang diarahkan ke planet Mars.
Pada 1899 Scientific comunity tidak mempercayainya
Tapi frequency yang diterima tesla sekitar 1610.6 Mega Hertz. merupakan frequency yang dipancarkan semua material kosmis diatas suhu -459 derajad Farenheit

Tesla menjadi orang pertama yang menerima sinyal radio dari Kosmos. bisa dibilank Father of Modern Radio Astronomy


Tower of Dreams
Ide Wireless electricity mungkin terlalu maju bahkan untuk teknologi sekarang. tapi apa yang dipikirkan Tesla mungkin lebih GILA LAGI

Sehabis balik dari Eksperimen Colorado Springs, dia menulis artikel di Century Magazine. mengenai kemungkinan menangkap energi dari sinar matahari, mengubah cuaca dan global system of wireless communications.
Dia berbicara tentang kemungkinan Mengirim gambar dari jarak jauh, berkomunikasi secara global, mendengarkan musik, listrik wireless dll dilakukan melalui transmisi tower yg dipasang dalam jaringan di seluruh dunia
Terdengar sangat science Fiction bahkan bagi era sekarang
"world system" of wireless communications to relay telephone messages across the ocean; to broadcast news, music, stock market reports, private messages, secure military communications, and even pictures to any part of the world. "When wireless is fully applied the earth will be converted into a huge brain, capable of response in every one of its parts," Tesla told Morgan





$150,000 ditawarkan konglomerat JP morgan untuk memulai proyeknya.
Proyeknya dimulai tapi secara lambat. Tesla sadar dia kekurangan dana.
Tak bisa lebih buruk lagi December 12, 1901 Marcini berhasil mengirim sinyal radio ke New york dari Inggris.
Apa yang diimpikan Tesla dibuyarkan oleh Marconi
Para investor merasa proyek tesla terlalu mahal, sedang Marconi sangat murah dan reliable

Tesla kecewa dan dana pembangunan menarapun ditarik, kecewa berat dan stress karena diolok media
dia menyatakan "It is not a dream," he protested. "It is a simple feat of scientific electrical engineering, only expensive... blind, faint-hearted, doubting world."

Poet and Visionary
1909, Marconi memperoleh Nobel dan dinobatkan sebagai Father of Radio. Marconi sekarang kaya raya, sedang tesla miskin

"My enemies have been so successful in portraying me as a poet and a visionary," said Tesla, "that I must put out something commercial without delay."

Dia pun mencari investor untuk beberapa ide2nya
Saat pecah Perang dunia 1, tesla memberikan proposal ide untuk mengirim gelombang elektromagnet yang berfungsi untuk menditeksi kapal laut. dan menampilkanya di layar Flourocent
Suatu ide yang kita kenal sekarang sebagai RADAR.
Ide ini ditolak pemerintah karena dianggap terlalu mengada ada


Tak putus asa dia berusaha meyakinkan Departemen pertahanan AS untuk membuat alat yang mampu terbang tanpa sayap untuk mengirimkan bahan peledak ke musuh
Lagi2 dianggap gila
tapi kita tentu tidak asing tentang ide Tesla yang bisa kita lihat dalam bentuk Rudal

1922, pada umur 65. tesla bekerja sebagai konsultan Engginer. dan setelah membaca tesis albert einstein, dia menyatakan setuju
meski dia masih mengangap bahwa energi tidak dibawa oleh matter tapi oleh the space between the particles of an atom

1928 pada umur 72 tahun paten terakhirnya diberikan pada kantor paten AS

Sebuah ide pesawat sekaligus helikopter yang bisa dibawa masuk garasi dan jalan2. maupun bertempur
Suatu prinsip yang dimanfaatkan untuk pembuatan pesawat VTOL (Vertical take off and Landing) macam AV-8b Harrier atau Osprey


A Weapon to End War
Tesla mewarisi sikap ayahnya yg benci perang, dia selalu berpikir membuat temuan yang membuat manusia tidak berperang lagi

11 July 1934, Di Headline New York Times "TESLA, AT 78, BARES NEW 'DEATH BEAM.'"
Tesla menyatakan sebuah ide untuk mengirim jutaan particle ke udara melalui energi listrik yang dia klaim bisa menghancurkan 10.000 pesawat dalam 1 detik.
Membuat apa yang dia sebut "tembok cina yang tak terlihat"

Dia berpikir untuk mendirikan senjata ini diseluruh negara di dunia
sehingga membuat tidak ada negara manaopun yang bisa menginvasi negara lain. dan terjadilah Kedamaian sejati


Apa yang disebut Tesla sebagai "death rays", adalah tabung Vacum yang diisi dengan high-velocity air stream, dan digerakan oleh Tesla Turbine
Prinsipnya kurang lebih seperti tabung katoda untuk menyembur particle pada TV CRT
Prinsip ini merupakan basis prinsip untuk ide Particle Cannon / Ion Cannon

Ide ini dikirim ke United States, Canada, England, France, the Soviet Union, and Yugoslavia. sebagai Peace Beam

Ketertarikan paling besar datang dari Sovyet, yang memberikan cek sebsar 25.000 Dolar dan bahkan sovyet berusaha mengaplikasikan ide tesla sendiri

tidak lupa sumber terpercaya tq kaskus

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jaket Varsity Jacket Outdoor FILA

xp sp3 2010